Pages

Tampilkan postingan dengan label Tips Printer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Printer. Tampilkan semua postingan

Tips Perawatan Printer Inkjet + Infus

1. Jika printer tidak dipakai sama sekali dalam satu hari lebih baik jangan dinyalakan, tetapi jika ingin dipakai secara berselang waktu, misalnya mencetak dokumen di pagi hari kemudian mencetak lagi di sore hari maka Printer lebih baik dinyalakan terus sampai sore hari karena dibantu adanya fitur stand by mode. Hal ini dikarenakan setiap printer dinyalakan dari keadaan off akan selalu melakukan proses cleaning atau calibrating yang akan sedikit mengambil tinta pada cartridge yang berakibat tinta terbuang percuma dan Waste Ink Counter cepat penuh.

2. Lepaskan kabel power printer Anda dari stop kontak jika Anda tidak akan menggunakan printer dalam waktu yang lama, apalagi jika didaerah anda sering mati lampu atau tegangan listriknya tidak stabil, hal ini dilakukan untuk menghindari kejutan listrik pada mainboard jika aliran listrik sering putus nyambung atau tidak stabil, karena walaupun printer dalam keadaan off, tapi jika kabel power printer masih terhubung dengan stop kontak maka aliran listrik tetap terhubung dengan mainboard Printer.

3. Jika Printer jarang dipakai maka minimal 1 minggu sekali harus melakukan test print dokumen apa saja yang hasil cetaknya berwarna sebanyak 1-2 lembar, untuk menjaga printhead head tidak kering dan sirkulasi tinta Infus tetap dalam keadaan normal.

4. Posisi Botol Infus jangan lebih tinggi kedudukannya dibanding dengan posisi Printer, untuk tetap menjaga keseimbangan tekanan tinta terhadap cartridge, jika dilakukan dalam waktu yang lama bisa menyebabkan kebocoran pada cartridge.

5. Jangan melakukan proses cleaning secara berturut-turut sekaligus lebih dari 3 kali, karena akan menganggu system sirkulasi tinta yang ada didalam cartridge, selain itu juga akan berakibat waste ink counter cepat penuh.

6. selalu membersihkan bagian luar printer, karena lama kelamaan debu yang menempel pada bagian luar printer bisa masuk kedalam bagian printer, yang akan berpengaruh pada sensorsensor yang terdapat didalam printer.

 
“Sekian dan mudah-mudahan bisa bermanfaat”

Sumber : Deni
www.indoprint.info
Read More... Tips Perawatan Printer Inkjet + Infus

Tips Membeli Printer Inkjet + Infus

1. Jika estimasi pemakaian rutin printing per bulan Anda diantara 100-350 lembar untuk kualitas cetak normal, Anda sudah tepat untuk membeli printer Inkjet + Infus.

2. Pastikan kebutuhan Printing yang Anda perlukan, jika hanya untuk mencetak teks biasa dan gambar dengan kualitas standard sebaiknya tinta pada system infusnya menggunakan tinta jenis dye base atau pigment karena akan lebih mudah untuk perawatan printhead cartridgenya, tapi jika untuk mencetak gambar dengan kualitas tinggi atau foto sebaiknya menggunakan jenis tinta dura brite atau ultra durabrite sehingga hasil cetak lebih natural dan awet, namun printhead cartridge lebih cepat mampat/tersumbat/stuck jika printernya jarang digunakan.

3. Selanjutnya anda tinggal memutuskan Printer yang single function (Print only) atau Multifunction (Print, Scan, Copy, Fax) dan sesuaikan dengan keperluan Anda tetapi 3 point yang diatas harus jadi prioritas, karena jika cartridge bermasalah fungsi printer yang lain tidak akan berfungsi.

4. Satu hal yang terpenting yaitu garansi printer dan Infusnya minimal 2 bulan keatas dan bentuk garansinya seperti apa, karena Printer baru yang sudah dipasang Infus sudah tidak ada garansi dari dealer resmi jadi hanya bergantung pada garansi dari tempat Anda memasang Infus.

5. Setelah Printernya dipasang Infus pastikan test print terlebih dahulu sebanyak 3-5 lembar sekaligus untuk meyakinkan system sirkulasi tinta Infusnya sudah berfungsi dengan baik.

6. Usahakan pada saat Anda membawa Printer yang sudah dipasang infusnya jangan sampai posisi botol/penampungan tinta infusnya kedudukannya lebih tinggi dari Printer untuk menjaga tekanan tinta tetap seimbang dari botol menuju cartridge, hal ini harus diperhatikan jika Anda membawa dalam perjalanan memakan waktu lama sekitar 2 jam lebih.

7. Setelah sampai dirumah atau kantor tes kembali printernya sebanyak 2-3 lembar sekaligus dan jangan lupa untuk melepas penutup lubang angin pada botol/penampungan Infus.

8. Sebagai tambahan saya sarankan jangan membeli printer bekas yang sudah di Infus, karena resiko terjadinya masalah semakin besar, seperti : Printhead mampet/tersumbat/stuck, Waste Ink Counter penuh, Chip pada cartridge tidak terdeteksi, Atau system sirkulasi tinta yang sudah tidak normal.
 

“Sekian dan mudah-mudahan bisa bermanfaat”

Sumber : Deni
www.print2share.net
Read More... Tips Membeli Printer Inkjet + Infus

Tips Membeli Printer Laserjet Baru

1. Jika estimasi pemakaian rutin printing per bulan Anda diantara :
-200-1500 lembar untuk kualitas cetak normal, sebaiknya membeli printer yang cartridgenya mempunyai page yield 1500-2000 lembar.
-1000-3000 lembar untuk kualitas cetak normal, sebaiknya membeli printer yang cartridgenya mempunyai page yield 2000-3000 lembar.
-3000-7000 lembar untuk kualitas cetak normal, sebaiknya membeli printer yang cartridgenya mempunyai page yield 4000-10000 lembar.
- 8000 lembar keatas sebaiknya membeli atau menyewa digital copier atau printer heavy duty, yang mempunya page yield cartridge diatas 10000 lembar.
Disarankan menggunakan pedoman diatas karena page yield cartridge menentukan kemampuan monthly used dari sebuah printer, walaupun sebenarnya Anda bisa juga menggunakan printer dengan page yield cartridge 2000 lembar untuk mencetak sampai 5000 lembar per bulan, namun kemungkinan kerusakan printer akan lebih besar jika dilakukan terus menerus. Di web ini Anda bisa mendapatkan ebook informasi mengenai page yield standard Cartridge Original untuk berbagai model Printer.

2. Satu hal yang terpenting sebelum Anda membeli Printer laserjet, pastikan Cartridge atau barang Consumable lainnya(transfer kit, fuser kit, dll) bisa didapat dengan mudah, karena jika Anda bisa mendapatkannya dengan mudah kemungkinan besar Anda bisa membeli cartridge atau barang comsumable baru dengan harga terjangkau, terutama jika Anda ingin membeli Printer Laserjet Warna.

3. Selanjutnya tentukan jenis Printer yang Anda perlukan seperti single function (print only) atau multifunction (Print, Scan, Copy, Fax), dengan tetap berpedoman pada 2 point diatas sebagai prioritas.

4. Jangan lupa untuk menanyakan garansi printer kalau anda membeli baru dan jika ada masalah selama garansi harus klaim kemana kalau harus ke dealer resmi pastikan terdapat kartu garansi resmi. Karena sekarang banyak penjual Printer baru yang tidak melalui dealer resmi, biasanya beberapa distributor mengambil langsung dari Singapura, Malaysia, atau Thailand sehingga harganya bisa lebih murah namun tidak ada kartu garansi resmi.

5. Setelah membeli Printernya jangan lupa untuk membaca buku manualnya, karena Anda akan menemukan hal yang bermanfaat misalnya : penjelasan mengenai kode error yang tampil pada display printer jika terdapat masalah ataupun bagaimana untuk mengetahui page counter report pada printer.

6. Jika Anda membeli printer baru akan satu paket dengan cartridge starter/introductory dengan page yield yang lebih sedikit. Untuk mendapatkan cartridge dengan page yield standar Anda harus membeli cartridge yang baru. Saran saya jangan merefill cartridge starter/introductory karena beberapa tipe cartridge tertentu mempunyai tempat penyimpanan dan pembuangan toner yang lebih kecil.

“Sekian dan mudah-mudahan bisa bermanfaat”


Sumber : Deni
www.indoprint.info
Read More... Tips Membeli Printer Laserjet Baru

Tips Perawatan Printer Laserjet

1. Jika Printer tidak dipakai sama sekali dalam satu hari lebih baik jangan dinyalakan, walaupun printer tersebut mempunyai fitur stand by mode, tetapi jika ingin dipakai secara berselang waktu, misalnya mencetak dokumen di pagi hari terus mencetak lagi di sore hari maka Printer lebih baik dinyalakan terus sampai sore hari karena dibantu adanya fitur stand by mode, hal ini dilakukan untuk sedikit mengurangi keausan mekanik didalam printer terutama untuk barang consumablenya seperti Cartridge, Transfer Kit, Fuser kit, atau yang lainnya. Ini dikarenakan ketika printer dinyalakan dari keadaan off akan selalu melakukan proses calibrating atau warm up.

2. Jika Printer jarang sekali dipakai maka minimal 6 bulan sekali kalau menggunakan cartridge original atau 1 bulan sekali jika menggunakan cartridge Refill atau Remanufaktur untuk melakukan test print apa saja pada printer sebanyak 1-2 lembar, hal ini dilakukan untuk membuat system mekanik didalam cartridge agar tetap berfungsi dengan semestinya.

3. Printer Anda harus disimpan ditempat yang tidak berdebu sebisa mungkin, hal ini harus diperhatikan karena jika terlalu banyak debu bisa masuk dengan mudah kedalam printer dan akan menggangu sensor-sensor didalam printer tersebut dan jika disimpan dalam suhu lebih dari 30 derajat celcius akan mempengaruhi kinerja cartridge yang mengandung powder yang sensitive terhadap panas.

4. Jika Anda merefill cartridge sendiri atau ditempat refill center, hal yang pertama harus diperhatikan pastikan tidak bocor, jadi sebelum memasangnya pada printer guncang cartridge pelan-pelan dan perhatikan pada bagian pinggir cartridge dan sela-sela opc drum tidak mengeluarkan bubuk toner, karena hasil cetak pun akan kotor jika cartridge bocornya bahkan jika parah bubuk toner bisa masuk kedalam printer sehingga bisa mengganggu sensor didalam Printer.

5. Jangan terlalu sering mencetak dokumen menggunakan kertas yang kualitasnya rendah, karena kualitas kertas yang rendah mempunyai serat-serat halus yang mudah terlepas yang akhirnya berterbangan dan menempel dibagian dalam printer yang bisa mempengaruhi sensor didalam printer dan dibagian wiper blade didalam cartridge.

6. Jika Printernya menggunakan cartridge yang memakai chip, diusahakan jangan pernah mematikan printer tiba-tiba ketika printer sedang calibrating/warm up atau sedang proses mencetak, karena untuk menghindari memori pada chip tersebut menjadi error atau tidak terdeteksi oleh printer, yang akhirnya anda harus mengganti cartridge yang baru.

7. Disarankan agar menggunakan cartridge original jika penggantian cartridge Anda hanya 1-2 kali dalam setahun, terutama untuk printer laserjet warna karena kalau menggunakan cartridge refill atau remanufaktur jika sudah diatas 6 bulan mempunyai lifetime part cartridge yang lebih pendek sehingga kebanyakan sudah tidak berfungsi dengan normal, sehingga berpengaruh terhadap hasil cetak.
 

“Sekian dan mudah-mudahan bisa bermanfaat”

 
Sumber : Deni
www.print2share.net
Read More... Tips Perawatan Printer Laserjet

Mengenali Printer Inkjet + Infus

Pengguna Printer Infus Semakin bertambah banyak dari tahun ke tahun, apakah karena disebabkan oleh mindset orang kebanyakan jika melihat Printer yang di Infus akan jauh lebih hemat dan praktis karena menggunakan system supply tinta yang lebih banyak yang sudah terhubung pada Cartridge sehingga tidak perlu melakukan penggantian Cartridge. Namun pada kenyataannya tidak sepenuhnya seperti itu, karena tidak sedikit pengguna Printer Infus yang mengeluh karena banyaknya permasalahan Printer yang di Infus, Seperti Printhead mampat, Cartridge tidak terdeteksi oleh Printer, Bocor, Hasil cetak tidak memuaskan, selang Infus sering nyangkut, dan yang lainnya. 

Apakah Anda sudah memilih keputusan yang tepat atau tidak jika memilih Printer Inkjet + Infus untuk keperluan Printing Anda, tepat atau tidaknya Anda yang menentukan, karena jika Anda hanya ingin memakai Printer yang tinggal pakai dan tidak mau repot dengan masalah yang sering terjadi, Anda jangan memilih Printer Inkjet + Infus, namun jika Anda ingin menghemat biaya printing Anda dan selalu mau mencari Informasi mengenai tips dan trik mengenai Printer terutama untuk Printer Inkjet+Infus berarti Anda sudah tepat. 

Dengan Printer Inkjet+Infus memang benar bisa jauh lebih hemat dibanding menggunakan Cartridge Original ataupun Cartridge refill, namun penghematan tersebut harus kita bayar dengan sedikit pengetahuan mengenai tips dan trik Printer Inkjet+Infus. Jadi pada dasarnya tidak ada kerugian atau keuntungan menggunakan Printer Inkjet+Infus.
 
Kesimpulannya Jika Anda memillih untuk menggunakan Printer Inkjet+Infus harus siap dengan terjadinya masalah yang akan lebih sering terjadi dibanding menggunakan cartridge Original ataupun Cartridge Refill/Recycle, namun hal ini bisa diminimalisir jika Anda mengetahui tips dan trik mengenai Printer Inkjet+Infus, sehingga tujuan Anda untuk menghemat biaya Printing dengan Menggunakan Printer+Infus akan tercapai.
 

Sumber : Deni
Technical support disebuah Perusahaan Manufacturing Tinta untuk Cartridge
Read More... Mengenali Printer Inkjet + Infus

Tips dan Trik Gratis Untuk Solusi Printer dan Cartridge

Tips refill Cartridge Laserjet di Refill Center


1. Hal pertama yang dilakukan setelah Anda melepaskan Cartridge kosong dari Printer adalah menyimpannya kedalam sebuah box yang ukurannya sesuai dengan cartridge tersebut, hal ini dilakukan untuk menghindari body cartridge yang patah karena terbentur keras ketika Anda membawa cartridge tersebut ke tempat Refill Center, jika hal itu terjadi kemungkinan cartridgenya tidak bisa direfill.

2. Pilihlah tempat Refill Center yang bisa memberikan jaminan garansi lebih dari 2 bulan dan tanyakan mengenai layanan garansinya seperti apa, karena banyak refill center yang bisa memberikan garansi lebih dari 2 bulan akan tetapi ketika terjadi masalah pada cartridge dalam masa garansi harus menunggu sampai 2-4 minggu setelah kita klaim sampai cartridge tersebut bisa dikembalikan lagi, jangan memilih Refill Center yang seperti ini karena akan banyak membuang waktu percuma.

3. Tanyakan kepada pihak Refill Center yang Anda datangi, berapa estimasi jumlah page yield cartridge Anda setelah direfill, untuk meyakinkan kita bahwa tempat Refill Center tersebut mengisi tonernya sesuai dengan kapasitas Standard dari cartridge tersebut.

4. Setelah cartridge selesai direfill, Anda minta test printnya kepada pihak refill center tersebut untuk memastikan cartridge Anda benar-benar ditest terlebih dahulu, karena kadang ada beberapa Refill Center yang tidak melakukan test print terlebih dahulu.

5. Jangan lupa untuk memeriksa kembali cartridge yang sudah direfill tersebut, terutama jika ada kebocoran dibagian pinggir dan disela-sela OPC Drum, karena jika bocor akan berpengaruh terhadap hasil cetak menjadi kotor, bahkan jika bocornya parah bubuk toner bisa masuk kedalam Printer.

6. Jika Anda merefill cartridge untuk spare/cadangan/back up, diusahakan jangan disimpan lebih dari 6 bulan, karena dibagian dalam Cartridge Laserjet terdapat beberapa part yang terbuat dari karet dan silicon yang fleksibel sehingga jika dibiarkan terlalu lama maka akan berpengaruh terhadap tingkat fleksibelitas dari part tersebut sehingga berpengaruh terhadap hasil cetak.

7. Sebelum Cartridge dipasang kembali di Printer, sebaiknya Anda guncang dulu pelan-pelan cartridgenya agar bubuk toner menumpuk secara merata dibagian penampung toner, setelah itu test print kembali sebanyak 5-10 lembar sekaligus untuk meyakinkan cartridge bisa berfungsi dengan baik.

Read More... Tips dan Trik Gratis Untuk Solusi Printer dan Cartridge