Pages

Sedikit Tips Dalam Memilih Tablet PC

Setelah iPad mencairkan kebekuan, dunia IT siap dibanjiri komputer tablet dalam beberapa waktu mendatang. Pilihan yang tersedia mulai dari yang paling dasar sampai yang paling canggih. Seperti yang dirasakan para pengguna iPad, komputer tablet yang ringan dan tipis sangat cocok bagi mereka yang membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekedar smartphone, tapi tidak ingin membawa laptop atau netbook. Komputer tablet juga sangat cocok untuk mengecek situs web atau email ketika kamu sedang bersantai di sofa atau duduk di kolam renang.
Jika berpikir untuk membeli tablet buat diri sendiri atau sebagai hadiah buat orang lain, kamu mungkin bertanya-tanya apakah akan tetap memilih iPad dengan memilih Android atau Windows yang akan segera berada di pasar. Memilih tablet yang tepat untuk kamu memang akan lebih menantang, tapi jawabannya tergantung gaya hidup, penggunaan, dan anggaran kamu. Berikut adalah hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih tablet.


Slate, Convertible, atau Hybrid?
Pilih bentuk yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu atau lingkungan kerja. Ada 3 bentuk komputer tablet yang bisa dipilih dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Model Slate adalah komputer tablet tanpa keyboard. Untuk menginput, user mengandalkan pengenalan tulisan tangan dengan menggunakan digitizer, menyentuh layar dengan jari atau stylus. Sebuah keyboard external dapat dihubungkan melalui koneksi wireless atau USB jika perlu.

Model Convertible adalah komputer tablet yang terlihat seperti komputer notebook dengan keyboard terpasang. Penggunaan engsel putar memungkinkan layar untuk berputar 1800, dan dilipat rata di atas keyboard. Komputer tablet modul ini biasanya lebih berat dan lebih besar dan model Slate. Namun, model ini juga yang paling populer. Model Hybrid adalah komputer tablet yang menggabungkan fitur dari model Slate dan Convertible. Model Hybrid menggunakan keyboard terpisah yang bekerja seperti Convertible saat terpasang. Meskipun model ini mungkin menjadi populer di masa depan, hanya sedikit model Hybrid yang tersedia saat ini.

Processor
Pilih processor (CPU) dengan kecepatan dan kinerja yang dapat memenuhi kebutuhan anda. Perlu dicatat bahwa jumlah opsi spesifikasi processor yang kamu miliki tergantung pada bentuk komputer tablet yang dipilih. Karen Convertible adalah yang paling populer, ia memiliki range opsi processor terluar dari ketiganya.

Memory (RAM)
Tidak peduli model komputer tablet apapun yang anda gunakan, memory (RAM) selalu memainkan peran penting dalam kinerja keseluruhannya. Komputer tablet yang kamu pilih harus memiliki memory minimal 2 GB, dan lebih banyak lebih baik. Beberapa komputer tablet dapat ditingkatkan hingga 8 GB, tetapi tidak praktis, kecuali kamu memiliki processor yang lebih kuat dari pada dual core.

Apakah Ukuran Penting?
Semua orang ingin tablet yang ringan dan tipis dan mudah dibawa, tapi ada perbedaan pendapat mengenai ukuran layar terbaik untuk tablet. iPad menggunakan standar 10 inci (atau tepatnya 9,56) dan berat 1.5-1.6 lbs (bergantung apakah ada 3G). Beberapa pengguna ingin ukuran layar yang lebih besar (12 inci), tetapi ada juga ada yang berpendapat bahwa iPad sedikit terlalu besar. Beberapa pesaing muncul, seperti Samsung Galaxy Tab, datang dengan layaran ukuran 7 inci. Berat Tab kurang dari 1 pon, yang bisa menjadi perbedaan besar bagi mereka yang akan membawanya setiap hari.
Di lain pihak, beberapa vendor mengeluarkan tablet dengan ukuran lebih besar, seperti 12 inci, yang kabarnya akan dikeluarkan oleh Asus. Perusahaan tersebut juga menawarkan model 8.9 inci. Tidak ketinggalan, ada Dell Streak yang memiliki layar berukuran 5 inci. Namun, produk ini memiliki sedikit krisis identitas: apakah tablet atau telepon?
Umumnya, tablet Windows 7 sedikit lebih berat dari sepupu mereka, Apple dan Android, meskipun dimensinya serupa. Sebagai contoh, CTL SL10 hanya sedikit lebih besar dari iPad (10.1 inci), tapi bebannya 1 pon lebih berat. Hal ini disebabkan ole adanya tambahan yang tidak ada pada iPad, seperti port Ethernet, slot microSD, 2 buah port USB, port mini-VGA, hard drive kapasitas tinggi, dan kamera.
Tidak ada istilah “satu ukuran cocok untuk semua” ketika berbicara tentang tablet. Yang cocok bagi satu orang mungkin terlalu besar atau terlalu kecil bagi yang lain, jadi penting untuk mengetahui ukuran yang ada, dan bagaimana kamu akan menggunakannya. 
Ruang Penyimpanan
iPad dilengkapi dengan penyimpanan internal sebesar 16, 32, atau 64 GB, dan apa yang kamu lihat adalah apa yang kamu dapat. Salah satu  keluhan terbesar yang pernah muncul tentang tablet Apple adalah tidak ada cara untuk menambah ruang penyimpanan, selain membeli iPad baru yang lebih mahal. Jika media penyimpanan removable begitu penting, kamu perlu mencari tablet yang memiliki slot kartu SD atau microSD. Untungnya, sebagian besar tablet Android dan Windows 7 memiliki fitur ini.
Namun, kapasitas penyimpanan internal juga tetap harus diperhatikan, karena dapat membatasi aplikasi yang kamu instalasi. Tab Galaxy dilengkapi dengan internal sebesar 16 atau 32 GB dan slot microSD. Tablet Windows 7, seperti bModo, bebannya lebih berat, tapi dilengkapi dengan fitur seperti 2 buah port USB yang memungkinkan untuk koneksi hard drive external. Tablet CTL Windows 7 dilengkapi dengan hard drive 250 GB, sehingga mampu menyimpan file jauh lebih banyak, dan lebih besar dari pada model Apple dan Android.
Jika kamu bisa memilih antara penyimpanan mekanik (HDD) dan solid state drive (SSD), lebih baik pilih solid state, karena lebih tenang dan membutuhkan daya lebih sedikit sehingga dapat memperpanjang masa pakai baterai. Meskipun lebih mahal, tapi lebih andal, dan beratnya lebih ringan dibandingkan HDD yang sangat sesuai untuk komputer tablet.

Masa Pakai Baterai
Salah satu daya jual terkuat iPad adalah umur baterai. Baterai iPad bisa digunakan 10-12 jam, bahkan kadang lebih. Samsung mengklaim Tab Galaxy bisa digunakan untuk memutar video definisi tinggi sampai 7 jam, atau 10 jam untuk “tugas yang lebih enteng”. Beberapa tablet Windows 7 kurang mengesankan dalam hal ini. Menjalankan sistem operasi yang lebih canggih yang mampu melakukan multitasking berat bisa membuat baterai cepat habis.
Kamu mungkin terkesan dengan semua fitur-fitur extra pada tablet CTL Windows 7, tapi ia hanya bisa bertahan selama 2 jam lebih sedikit ketika memutar video definisi standar (pada daftar spesifikasinya, CTL diklaim mempunyai masa pakai baterai “hingga 5 jam”). Jika ingin tablet yang terus menyala seperti kelinci Epergizer, kamu mungkin tertarik dengan Apple dan Android.
Masa pakai baterai setidaknya harus bertahan hingga 4 jam, karena sebagian besar waktu kamu akan bekerja jauh dari meja. Hal ini sangat penting, terutam jika kamu berencana untuk menggunakan komputer tablet dalam rapat.
Konektivitas

Kepuasaan lain yang harus dibuat adalah apakah kamu ingin tablet yang 3G atau Wi-Fi saja. iPad datang dengan dua pilihan, begitu juga dengan pesaingnya. Tablet yang Wi-Fi saja memang harganya lebih murah, tapi tablet 3G (yang juga menggunakan Wi-Fi) menawarkan fleksibilitas lebih. Namun ingat, layanan 3G membutuhkan biaya tambahan (mulai dari 50 ribu per bulan, tergantung pada operator).
Jika sudah memiliki layanan 3G pada ponsel, kamu bisa membeli tablet yang Wi-Fi saja, daripada membeli layanan tambahan. Atau jika kamu hanya berniat menggunakan tablet di rumah saja, dapat menghubungkan ke jaringan wireless kamu sendiri. Sekali lagi, ini tergantung pada kebutuhan pemakaian kamu.
Konektivitas sama pentingnya dengan mobilitas. Jika memungkinkan pilih komputer tablet yang menyediakan port USB, port Video Output, Bluetooth, dan optical drive, sebisa mungkin pilih konektivitas yang menyamai laptop.


Open atau Closed?
Beberapa orang lebih memilih paltform open source seperti Android, yang memungkinkan pengaturan konfigurasi dan user interface yang lebih beragam, dan penggunaan aplikasi dari berbagai sumber tanpa memerlukan persetujuan vendor atau operator. Yang lain suka konsistensi produk Apple: kamu selalu tahu persis apa yang kamu dapatkan. Perusahaan mengontrol ketat distribusi aplikasi, apa yang boleh di instal, dan perubahan yang kamu boleh lakukan terhadap tampilan dan pengoperasian perangkat.
Ini benar-benar masalah kesukaan pribadi, tapi bisa jadi pertimbangan penting dalam memilih tablet yang tepat untuk kamu. Dalam hal operating system, yang paling banyak digunakan adalah Microsoft Windows Tablet Computer Edition. Sebelum menggunakan operating system selain Windows, coba pertanyakan kembali, dan lakukan riset untuk meyakinkan kamu.

Pilihan Input
Tablet seperti iPad telah terbukti menjadi perangkat yang cocok untuk meilhat konten, tapi kurang cocok untuk membuatnya. Keyboard onscreen-nya sangat tidak nyaman untuk mengerjakan dokumen yang panjang, dan antarmuka sentuhnya, meskipun cocok untuk banyak hal, bagi yang lain bisa membuat frustasi. Namun, iPad menyediakan dock untuk keyboard kabel, atau dapat menggunakan keyboard wireless Bluetooth.
Beberapa tablet mempermudah dan mempercepat penggunaan keyboard onscreen dengan memasukan teknologi Swype. Mungkin memerlukan sedikit latihan untuk menggunakannya, tapi banyak dari mereka yang menggunakan Swype menyatakan bahwa mereka tidak akan membeli tablet tanpa itu.

Banyak tablet Android dan Windows yang menyertakan port USB, yang memungkinkan kamu memasang keyboard dan/atau perangkat input USB lainnya. Kamu bisa menggunakan perintah suara pada iPad jika di-jailbreak, tapi ini membatalkan garansi. Untuk pasa Android terdapatan aplikasi Vlingo; tapi apakah itu bekerja pada tablet berbasis Android masih harus dilihat.
Ssemua tablet edisi Windows 7 sudah dilengkapi dengan fungsi perintah suara dan pendiktean. Dengan asumsi tablet memiliki mikrofon, kamu dapat menggunakan fitur ini. Namun, karena belum ada kritik mengenai hal ini, kita harus menunggu untuk mengetahui dengan pasti. 
Apakah harganya pantas?

iPad yang dibanderol mulai dai US$ 499 (Wi-Fi saja, ruang penyimpanan 16 GB) sampai US$ 829 (3G, ruang penyimpanan 64 GB), jauh lebih mahal dari netbook yang paling murah.
Samsung Galaxy Tab diumumkan dengan banderol harga US$ 600 (3G, ruang penyimpanan 64 GB). Sementara itu, tablet CTL dengan Windows 7 Home Premium dibanderol dengan harga US$ 549. Untuk Windows 7 Professional, kamu akan dikenakan biaya tambahan US$ 55.


Kamera
Salah satu hal yang sering disebut sebagai fitur yang hilang pada iPad adalah kamera. Meskipun bentuknya agak besar jika digunakan untuk memotret, iPad cocok untuk konferensi video, sehinngga seharusnya perlu diperlengkapi dengan kamera depan. Jika ingin mengambil gambar atau video conference dengan tablet kamu, kamu mungkin akan melewatan produk Apple saat ini.
Jika kamu sudah mempunyai smartphone, kebanyakan sudah memiliki kamera dengan resolusi lebih tinggi dari tablet dan lebih mudah digunakan untuk memotret, sehingga yang kamu butuhkan pada tablet mungkin hanya kamera depan.
Galaxy Tab mempunyai  2 kamera, kamera belakang 3 MP dengan flash dan kamera depan 1.3 MP. Namun, ada juga yang tidak mempunyai kamera depan. Tablet CTL memiliki webcam 1.3 MP (menghadap kedepan), tapi tidak ada kamera belakang.

Aplikasi
Sama seperti ketika memilih smartphone, yang menjadi pertimbangan besar bagi banyak orang adalah aplikasi yang tersedia untuk platform tablet. Apple App Store menawarkan ratusan ribu aplikasi, sebagian besar dijalankan di iPad serta iPhone, tapi yang dibuat khusus untuk iPad jumlahnya lebih kecil. Aplikasi yang dibuat untuk iPhone mungkin tidak dapat tampil dengan baik di iPad.
Pasar Android memiliki puluhan ribu aplikasi yang tersedia untuk teleponnya, dan sebagian besar dipastikan akan dikonversi ke format tablet. Tentu saja, tablet Windows 7 dapat menjalankan sebagian besar aplikasi yang ditulis untuk versi desktop.
Memilih operating system tablet akan sangat bergantung pada aplikasi yang tersedia, dan itu bukan tentang berapa banyak yang tersedia, tapi apakah bisa mendapatkan yang kamu inginkan.


Kompabilitas
Bagi sebagian besar pengguna, tablet bukanlah satu-satunya perangkat yang mereka gunakan. Walaupun semakin banyak orang yang hidup nyaman didunia yang multi-platform, beberapa lebih suka konsisten dari perangkat ke perangkat.
Jika kamu menggunakan Mac dan iPhone misalnya, kamu mungkin lebih suka iPad. Jika kamu menggunakan Linux pada desktop, dan menelepon denga Droid, tablet berbasis Android mungkin akan lebih cocok. Jika kamu seorang pengguna Windows, tablet Windows 7 akan memberikan suasan yang lebih akrab.
Isu kompabilitas lainnya adalah operator seluler. Jika ingin tablet 3G, kamu harus membeli yang kompatibel dengan operator seluler pilihan kamu. Tab Galaxy akan tersedia dalam versi GSM dan CDMA, tapi iPad lebih terbatas karena tidak bekerja pada jaringan CDMA.


Sumber infogue.com

0 komentar:

Posting Komentar